Minggu, 16 September 2012

posisi

Ketika saya menyadari posisi kehidupan saya berada di mana itu ternyata tidak mengasikkan. tidak menyenangkan. Padahal keilmuan saya, terkait erat dengan penentuan posisi. orang-orang meminta ini itu dan yang lain hanya untuk mengetahui posisi sesuatu hal.

Ini adalah titik tidak jauh setelah titik krusial dilalui. Setelah titik krusial mengenai penentuan kepribadian seseorang dilalui, yaitu uji coba. Ibarat ujian akhir semester, ini adalah ujian kenaikan level seseorang.

Entah gimana ceritanya saya jadi membayangkan kehidupan Rosulullah saw, satu-satunya manusia biasa yang bisa mengesampingkan ego. Menjalani hidup dengan ikhlas. Semua keinginan Beliau hanya berpusat kepada kebahagian dan keselamatan manusia. Melaksanakan kewajiban yang diberikan oleh Allah SWT.

Omongan saya jadi ngalor ngidul gini. Padahal inti saya ngeblog ini saya sedang sedih karena ternyata saya hanya bisa menjadi beban untuk orang lain. Padahal sebegitunya saya ingin agar hidup saya bermanfaat untuk orang lain. Tapi justru malah merepotkan. haaaaaah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar