Minggu, 12 Mei 2013

Day #14 Pria VS Wanita

Jadi ceritanya gue ini mempertanyakan sisi kewanitaan diri sendiri. Apakah benar gue ini wanita?
Dan ternyata ada pepatah gajah di pelupuk mata tak kelihatan, kuman di seberang lautan kelihatan. Kenapa oh kenapa?

Karena weekend ini teman-teman gue yang para lelaki ini membawa pacar-pacarnya pada saat kumpul di bandung saat long weekend ini. ternyata wanita itu menyebalkan sekali ya.
dimulai dari masalah makanan, berpakaian, cara bergaul, dan tetek bengek lainnya diatur oleh wanita. bahkan ga pernah ngerti pola pikir si wanita yang mengajak pria untuk belanja dan disuruh membantu memilih barang.

Inilah senjata andalan wanita:
"ih, kamu jangan makan itu ah, makan yang ini aja biar ga gendut" - well, lo pikir energi yang dibutuhin pria sama wanita itu sama?
"aku ga suka deh kamu pake baju itu. kamu ganteng kalo pake ini" - omigot, don't you know kalau selera pria itu berbeda sama wanita, yang ga ribet-ribet amat kecuali si pria ini tergolong metroseks
"kamu boleh bergaul sama siapa aja, ASAL ga terlalu deket sama si A, si B, si C, ..." - watefak, lo pikir siape berani ngatur2 masalah pertemanan pria, sedangkan lo aja baru dateng ke kehidupan si pria ini ga lebih lama dari temen-temen dia
"aku gendutan yaaaa?" - pertanyaan paling menjebak. bilang engga, maksa iya. bilang iya, langsung berkibarlah perang dunia ketiga
"bajunya bagusan yang ini atau yang itu?" - menurut looooooooo, si pria harus jawab apa? karena sebenernya wanita udah tau pilihan mereka itu seperti apa, hanya butuh diyakinkan, dan bukan dengan cara melontarkan pertanyaan kayak gitu kaleeeeeee

emang ya sifat dasar wanita itu adalah emak-emak yang cerewet, suka ngatur, suka diskonan, dan sangat rebek sama penampilan.
tapi apa daya, setelah gue inget-inget lagi, ternyata gue juga wanita, karena memang gue pernah melakukan senjata andalan wanita TANPA SADAR. Alhamdulillah ternyata gue wanita. dan itu menyebalkan ya ternyata. hahahahhaa

dan apa reaksi pria yang gue tanyakan mengenai hal ini?
"namanya juga cewe, wajarlah."
so gals, pria ini sebenarnya sudah sangat mengerti wanita sekali. jadi, pria-pria yang lebih memilih wanita daripada pria, mereka sudah siap dengan resiko-resiko seperti ini. selama semuanya masih dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan, pria senang diatur.
jadi, ga ada salahnya kok kita sebagai wanita memberikan apresiasi kepada mereka.
memberikan waktu mereka sendiri untuk berfikir, memberikan waktu untuk mendapatkan quality time bersama dengan teman-teman prianya, berusaha mengerti mereka lebih memilih untuk bermain game dibandingkan menghabiskan waktu bersama kita. karena hal-hal itulah yang paling dibutuhkan pria. menyendiri dan bersosialisasi. ditambah dengan mendukung prinsip dan mimpi-mimpi mereka. katanya sih begitu.

tapi lucu ya, memang ternyata sudut pandang wanita dengan pria itu 180 derajat terbalik
bikin hidup lebih hidup.

memang gajah di pelupuk mata tidak kelihatan, kuman di seberang lautan kelihatan. ternyata gue pernah dalam posisi wanita menyebalkan yang hobi mengatur.
tanpa sadar, ke-sok-ngaturan yang super natural ini sebenarnya adalah bentuk perhatian wanita kepada pria yang mereka sayangi. begitupun pengertian meng-iyakan keinginan wanita demi kebahagiaan si wanita yang ereka sayangi.

lucu ya :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar