Selasa, 21 Mei 2013

Day #17 Mempertanyakan Gelar

Posting-an kali ini dilatar belakangi oleh orang-orang keras kepala yang mempunyai gelar tinggi.
Satu hal yang paling gue inget, mahasiswa boleh salah, tapi begitu menyandang gelar sarjana, master, dan doktor, itu adalah tanggung jawab tersendiri akan title yang sudah ada di setiap nama yang kita tulis.

Simple sih sebenernya. Perdebatan ini membicarakan mengenai istilah geodesi yang seringkali digunakan tetapi ga banyak orang tau mengenai istilah tersebut.

DATUM: sesuatu yang harus didefinisikan/ditentukan dan menjadi dasar bagi semua yang terkait baik hitungan maupun pengukurannya (diktat Pak Agoes Soedomo)
makanya kenapa kadang-kadang orang bilang secara simple bahwa datum itu adalah acuan. karena tanpa datum, setiap ukuran tidak mempunyai aturan, tanpa datum, semua kegiatan perhitungan matematis tidak dapat dilakukan.
dari sini bakalan keliatan kenapa muncul istilah ellipsoid referensi, sistem koordinat, kerangka referensi, dll. dan kenapa ada yang nyebut WGS 84 itu sebagai datum, sebagai ellipsoid referensi, kerangka, ya karena didapatkan dari pendefinisian tersebut.

TRANSFORMASI KOORDINAT: pengubahan koordinat titik antar sistem koordinat dengan bidang acuan hitungan yang SAMA (diktat Pak Agoes Soedomo)

KONVERSI KOORDINAT: pengubahan koordinat titik antar sistem koordinat dengan bidang acuan hitungan yang BERBEDA (diktat Pak Agoes Soedomo)

penggunaan istilah yang tidak pada tempatnya dan tidak didefinisikan secara jelas, dapat menyebabkan kesalahpahaman. makanya kenapa istilah dan penjelasannya itu penting banget.

tau ga bedanya sarjana sama diploma?
diploma bisa menggunakan alat dan software dengan baik.
sarjana mengetahui konsep alat dan software tersebut. jadi dari proses dampai hasil, seorang sarjana itu harus tau gimana-gimananya.
jadi kalo ada kesalahan, sarjana bisa tau dimana salahnya, kalo diploma, memang bukan urusan dia. secara kuliah juga lebih lama sarjana kan?

betapa kemudahan teknologi jaman sekarang seringkali membutakan mahasiswa untuk mencoba memahami konsep dan berujung ga tau apa-apa dan mudah dibelokkan kesana kemari dan hanya menjadi orang yang bebal dan gak flexible.
gimana mau bisa bikin hal baru yang hebat dan berguna buat orang banyak, kalo konsepnya aja ga ngerti. apalagi untuk mempertanyakan konsep yang ada dan menjadi ilmuwan hebat kayak Einstein.
*gue juga termasuk orang yang tertohok dengan kata-kata gue sendiri. fix banyak yg harus dipelajari kalo mau jadi pendidik yg baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar