Rabu, 11 September 2013

16 miscall, 2x37 sms

suatu hari, saya kalap, melakukan 16 miscall dan 2x37 sms.
lalu tersadar, betapa freaknya saya. mungkin saya terkena gangguan kejiwaan akut.
berharap di ujung sana mendapat jawaban, walaupun sekedar jawaban "sebentar, saya sedang sibuk"

tiba-tiba pikiran melayang jauh sejauh-jauhnya. disaat berkeluarga nanti, dan tetiba ada sesuatu suka ataupun duka, lalu sang ayah sama sekali tidak bisa dihubungi *lalu ketok-ketok kayu sambil bilang "amit-amit" 3x

lalu menghela nafas, oh iya untung bukan dia.

tetiba pikiran melayang lagi, meromak-rombak masa lalu, ah iya, saya pernah menerima 5 miscall dan 10 sms, dan sama sekali tidak peduli. walaupun tidak sebanyak sekarang ini.

kemudian menyadari lagi betapa freak dan akutnya kejiwaan saya ini.
wajar, tidak ada yang pernah mau bertahan lebih dari 7 bulan.

ah iya, saya impulsif, meledak-ledak.
bukan berarti saya tidak berusaha untuk menahan emosi. bahkan sudah berusaha semaksimal mungkin.
tapi ini terlalu sering. dan kembali saya tidak bisa menerima.
lalu saya nanti dibilang menjadi pribadi yang egois dan tidak ikhlas.
iya, saya memang sedang tidak bisa menerima untuk menjadi ikhlas dengan kondisi seperti ini
karena saya sedang di atas angin
tapi angin tidak selamanya berhembus dengan kekuatan yang sama.
suatu saat saya akan jatuh juga.
dan berharap ketika saya jatuh, saya bisa bangkit dengan mudah.
andai saja saya tidak jatuh.
lalu apa yang selama ini saya gembor-gemborkan?
ah saya kembali memasuki level 0 menuju minus.

ah iya, benci memang harus mengatakan ini. gengsi saya selangit.
Maaf ya mas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar