Selasa, 03 September 2013

Bandung macet, SALAH SIAPA?

Akhir-akhir ini banyak banget orang ngeluh kalo bandung sekarang macet. semua saling menyalahkan.
ada yang bilang pendatang bikin sumpek bandung. ada yang menyalahkan pemda terkait jalanan banyak yang tidak layak karena berlubang, ada yang menyalahkan angkutan kota karena suka berhenti sembarangan, rupa-rupa warnanya pokoknya alasan-alasan orang-orang pengguna jalanan kota ini udah kayak lagu balonku ada lima, RUPA-RUPA! salah siapa?

Alasan:
1. jalan banyak yang rusak!
kalau kita tengok ke desa, perkampungan, yang adat masyarakat mengenai gotong royong itu masih kental, bisa dilihat bahwa mereka tidak perlu menunggu pemerintah untuk membuat atau memperbaiki infrastruktur untuk kebutuhan khalayak ramai. mereka tidak berasal dari pendidikan tinggi, tidak berasal dari keluarga yang kaya, tapi mereka bisa memanfaatkan sumber daya yang ada dengan baik. SDM, SDA, yang mereka sanggup lakukan.
gue bahkan pernah lewat di salah satu komplek perumahan elite di bandung, yang akses jalannya sangat tidak layak, lubang di sana sini, di pinggirnya rumah-rumah dengan luas tanah dan bangunan yang sangat luas dan bertingkat-tingkat, dengan pagar tinggi, tetapi hingga bertahun-tahun lamanya baru jalanan itu diperbaiki, entah dana siapa perbaikan itu akhirnya bisa dilakukan.
kalau kita berharap bangsa kita maju, hal kecil saja kita tidak peduli, bagaimana bisa bangsa ini bangkit dari keterpurukan?
2. angkutan umum berhenti sembarangan
seringkali orang menyalahkan angkutan umum yang mengganggu kelancaran jalanan kota. kalau dilihat dari sudut pandang supir angkot, tentu saja mereka butuh makan, berarti mereka harus mengambil penumpang sebanyak2nya. dan justru penumpang-penumpang inilah yang kurang peka. berhenti agak jauh, mereka marah-marah sama supir. nyegat angkot, di sembarang tempat.
coba kalau semua penumpang ini sadar diri, berhenti di tempat yang seharusnya, mau jalan kaki dikit ya ga masalah, biar ga mengganggu pengendara lainnya, nyalahin supir angkot, baru SAH! kalau diri sendiri udah bener, sah-sah aja nyalahin supir angkot.
3. semua orang mampu membeli kendaraan bermotor
bayangkan kalau semua orang mempunya kendaraan bermotor? sumpek ya sumpek deh. mau ke warung deket aja gamau jalan kaki yang hanya beberapa ratus meter. dengan teknologi yang serba canggih kayak gini, orang jadi malas untuk mengeluarkan usaha. seperti ungkapan salah seorang teman saya yang ada di bogor, mereka lebih suka naik angkot dibandngkan kendaraaan pribadi mereka. mereka menggunakan kendaraan pribadi hanya jika pergi jauh, ke luar kota. akhirnya kendaraan umum di sana pun diperbanyak, dan disebut sebagai kota angkot.
coba kita mau sedikit susah naik angkot, kendaraan umum, pasti pemerintah akan mulai memperbaiki fasilitas umum, walopun sekarang memang fasilitas kendaraan umum masih sangat kurang. aksesnyapun kurang.

tapi bagaimanapun juga, budaya negara kita memang segala sesuatunya diatur oleh pemerintah. segala hal harus ijin. sedangkan untuk mengurus ijin saja ribet. kebayang kan repotnya pemerintah, seperti ngurus bayi, segala sesuatu harus diatur.
kalau dari diri sendiri sudah bisa mengatur diri sendiri, nanti budaya yang berkembang, adalah pemerintah hanya mengatur hal-hal yang tidak boleh dilakukan, sisanya terserah masyarakat, seperti budaya di negara-negara maju. karena apa? moral mereka sudah terbentuk.

seperti pendidikan yang sekarang sudah dialihkan menjadi pendidikan yang professional. pengajar sudah mulai mengeluh, etika sudah tidak ada lagi. budaya gotong royong, peduli sesama, ramah tamah sudah berkurang. mau jadi apa bangsa ini kalau semua orang saling menyalahkan, tidak mau introspeksi diri?
menjadi bangsa yang egoiskah?
kalau moral kita baik, semua ilmu bisa kita pelajari dengan baik kok. kata dosen saya begitu sih.

sekedar brain storming aja sih. gue juga ga bener-bener amat jadi orang. tapi seengganya gue berusaha instrospeksi diri. karena gue belom bener-bener amat, ya gue ga ngeluh kalo bandung macet. terima ajalah macet-macetan. hahahahaha

jadi, kalo gamau instrospeksi diri, jangan ngeluh dan nyalahin orang lain deh, panas kuping gue. apalagi kalo di jalan banyak yang suka marah-marah. terima aja kaleee

1 komentar:

  1. misi gan, numpang promo bisnis ane, rental mobil bandung
    liat-liat dulu siapa tau minat

    BalasHapus