Kamis, 30 Juni 2016

Survival

Seseorang bertanya ke saya untuk memilih program PhD based on project atau program regular yaitu dimana ada training dan mempersiapkan untuk menjadi peneliti lihai.

"menurut lo, saya lebih cocok yang mana?"
"kalau kata gue, lo lebih cocok yang regular. lo lebih cocok dibimbing."

jadi, saya lebih cocok ambil yang regular yang pake training dulu katanya. saya memang ga se-pede itu sih untuk bisa bersaing dengan orang-orang expert di dunia dengan kemampuan saya yang sekarang. curiga bakalan keteteran. saya ga protes kalo dibilangin gitu. sedangkan kalau nanya temen-temen saya yang pada hebat-hebat banget, mereka pasti lebih milih yg PhD based on project, jelas digaji, mandiri, dan deadlinenya jelas. saya? jelas ga pede nya. hahahaha

lalu si teman yang bilang saya lebih cocok ke regular, tiba-tiba menambahkan.

"lo itu anaknya survival banget"

ciyeeeeee, secara ga langsung saya dibilang tough gitulah. padahal kalau saya pikir, sebenernya saya bisa survive di dunia kerja sekarang ini karena saya punya teman-teman yang pada hebat-hebat banget. saya ga iri dan ga kepengen menjatuhkan mereka yang hebat-hebat ini, kecuali saya iri kalau mereka bisa jalan-jalan dan tinggal beberapa lama di luar negeri, saya jelas banget iri nya tapi yaudah iri aja gitu kepengen kayak mereka yang hebat-hebat ini. tapi semakin mereka hebat, semakin bahagialah saya, secara ga langsung imbas ke sayanya kan juga enak. ya kan?

pintu rejeki itu terbuka lebar saat kita menjalin hubungan silaturahmi kepada sesama. rejeki ga melulu soal uang. rejeki itu bagi saya adalah sesuatu yang bikin saya bahagia. didengerin kalo cerita, saya bahagia, ditemenin belanja saya bahagia apalagi sampe dibelanjain, diajarin knowledge, saya bahagia, bahkan tugas akhir dan tesis saya juga kolega dan teman ikut berpartisipasi dalam kesuksesannya. dan selama ini teman-teman yang berpartisipasi dalam kehidupan saya itu hebat-hebat semuanya. Alhamdulillaaaahhh.

apalagi proses mencari sekolah laginya ini, banyak teman saya yang hebat-hebat ikut bantu-bantu dan memberi saran untuk saya. Jadi, maaf-maaf aja ya sayanya ngerepotin mulu, habisnya saya ga pede gitu loh, dan mereka itu adalah teman-teman yang kapabilitasnya luar biasa di atas saya dan di atas rata-rata banget. hehehehe. makasih ya. saya bantuin doa aja biar pada sukses-sukses semuanya. Amiinnnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar